INDIA
Pemilu Parlemen
RAKYAT India memberikan suaranya dalam pemilihan umum nasional yang digelar sejak Kamis pekan lalu. Lebih dari 700 juta warga memberikan suaranya untuk memilih calon anggota parlemen majelis rendah India.
Hasil akhir pemilu akan diumumkan pada 16 Mei mendatang.
Dari dua partai utama nasional, diperkirakan tak satu pun mampu meraih suara mayoritas. Kedua partai itu adalah partai berkuasa, Partai Kongres; dan partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata. "Yang dibutuhkan adalah pemerintahan yang membawa India melewati masa-masa sulit," kata pakar politik India Rasheed Kidwai.
Dua politikus veteran menjadi calon kuat Perdana Menteri India mendatang. Pertama, Manmohan Singh, 76 tahun, dari Partai Kongres. Singh kini menduduki kursi perdana menteri. Kedua, L.K. Advani dari Partai Bharatiya Janata, 81 tahun.
KOREA UTARA
Menolak Berunding
KOREA Utara menolak kembali ke meja perundingan pelucutan senjata nuklir dengan Amerika Serikat, Rusia, Cina, Korea Selatan, dan Jepang. Kementerian luar negeri mereka menegaskan tak sudi lagi membahas program nuklir untuk selamanya. "Kami tak mau terikat kesepakatan apa pun," kata Menteri Luar Negeri Korea Utara Pak Ui Chun, Selasa pekan lalu.
Pyongyang telah mengusir pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (IAEA). Mereka bertekad mengaktifkan kembali fasilitas nuklir di pembangkit Yongbon, yang sebagian sudah dilucuti. Negara komunis itu juga berencana memproduksi bom plutonium.
Hubungan Korea Utara dengan PBB dan sejumlah negara memanas setelah negeri itu meluncurkan roket jarak jauh pada 5 April lalu. Dewan Keamanan PBB mengecam tindakan itu. Pyongyang dituduh tengah menggelar uji coba peluru kendali, bukan mengorbitkan satelit komunikasi sebagaimana klaim mereka.
AMERIKA SERIKAT
Silakan Mengunjungi Kuba
WARGA keturunan Kuba di Amerika Serikat kini boleh pulang kampung. Presiden Barack Obama, Senin pekan lalu, resmi mencabut larangan bagi warga Kuba Amerika mengunjungi tanah air mereka. Obama juga menghapus batasan pengiriman uang ke negara komunis itu.
"Presiden Obama telah mengarahkan sejumlah langkah mendukung keinginan warga Kuba menikmati hak asasi manusia paling mendasar dan kebebasan dalam menentukan masa depan negara mereka," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs.
Diperkirakan, ada satu setengah juta penduduk Amerika yang memiliki keluarga di Kuba. Walaupun larangan berdagang dengan Kuba masih tetap diberlakukan, kebijakan itu dinilai memberikan perubahan besar bagi hubungan Amerika dan Kuba.
SRI LANKA
Gencatan Senjata Permanen
GERAKAN Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE) meminta pemerintah Sri Lanka memberlakukan gencatan senjata secara permanen. Macan Tamil juga mengutarakan keinginan melakukan pembicaraan politik dengan pemerintah guna mengakhiri pertumpahan darah antaretnis.
Pemerintah Sri Lanka sebelumnya mengumumkan gencatan senjata selama dua hari di wilayah utara yang dikuasai kelompok pemberontak. Jeda dua hari itu terkait dengan perayaan tahun baru etnis Sinhala dan Tamil.
Menteri Informasi dan Media Sri Lanka Anura Priyadarshana Yapa mengatakan, pemerintah tak siap melakukan gencatan senjata permanen. Pemerintah justru meminta kelompok pemberontak melepaskan seluruh warga sipil yang dijadikan tameng perang. "Pemerintah tak memikirkan penghentian serangan jika pemberontak tak menyerah," katanya.
KOLOMBIA
Penangkapan Gembong Narkotik
PEMERINTAH Kolombia menangkap Daniel Rendon Herrera, gembong narkotik terbesar di negara itu, Rabu pekan lalu. Sebelumnya, pemerintah telah menawarkan hadiah hingga US$ 2 juta bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi tentang keberadaan pria yang lebih dikenal dengan nama Don Mario itu.
Daniel dituduh menyelundupkan ratusan ton kokain dari suatu tempat di kawasan pantai Karibia, ketika paramiliter sayap kanan berperang memperebutkan kendali atas wilayah itu dengan gerilyawan sayap kiri. Ia membiayai seribu pasukan pengawal pribadi untuk mengamankan kartelnya di Antioquia, provinsi wilayah utara Kolombia.
Kolombia adalah pemasok kokain utama dunia. Penyelundupan narkotik telah mengobarkan konflik selama berpuluh-puluh tahun di negara itu. Kekerasan di Kolombia berkurang setelah Presiden Alvaro Uribe berkuasa. Menggunakan dana bantuan miliaran dolar dari Amerika Serikat, Alvaro gencar memerangi gerilyawan dan melucuti paramiliter.
AFGANISTAN
Protes Undang-Undang Perkawinan
RATUSAN aktivis perempuan di Afganistan turun ke jalan pada Rabu pekan lalu. Mereka memprotes disahkannya undang-undang perkawinan baru di negara itu. Mereka menilai produk hukum itu melegalkan tindak pemerkosaan dalam rumah tangga. Undang-undang ini juga mengatur kapan dan untuk keperluan apa seorang istri diperbolehkan meninggalkan rumah sendirian.
Para pemrotes menilai undang-undang itu konservatif. Meski hanya akan diberlakukan di Shiites yang meliputi 20 persen penduduk Afganistan (sekitar 6 juta penduduk), undang-undang perkawinan ini telah memercikkan kegemparan di kalangan para aktivis. Mereka menyebut undang-undang itu sebagai kembalinya penindasan gaya Taliban.
Dalam ketentuan baru itu, seorang suami bisa meminta istrinya berhubungan seksual setiap empat hari sekali. Sang istri dilarang menolak permintaan tersebut, kecuali sedang sakit. Jika menolak, suami diperkenankan melakukan pemaksaan. Pemaksaan tersebut dianggap legal.
Presiden Hamid Karzai memutuskan menunda pemberlakuan undang-undang baru tersebut. Sejumlah negara dan kelompok hak asasi manusia internasional juga turut mengecam undang-undang itu.
Nunuy Nurhayati (AP, AFP, BBC, Reuters)
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
