KOMIK Watchmen dipasarkan sebagai novel grafis. Ini istilah yang memungkinkan DC Comics dan penerbit lainnya menjual komik sejenis sedemikian rupa sehingga asosiasinya lebih dekat ke novel, bukan komik. Watchmen ikut mengukuhkan istilah dan konsep novel grafis di tengah-tengah masyarakat umum.
Novel grafis, betapapun definisi persisnya selalu menjadi perdebatan, sesungguhnya bukan hal baru. Cikal bakalnya sudah muncul sejak 1920-an. Istilah novel grafis sendiri muncul dalam satu dan lain bentuk pada awal 1970-an. Banyak yang menyebut penggunaannya yang secara khusus untuk membedakan muatan suatu buku komik dengan komik pada umumnya dimulai dengan A Contract with God, And Other Tenement Stories (1978) karya Will Eisner.
Sejak itu, sudah banyak komik berkategori novel grafis diterbitkan. Tapi yang selalu diakui sebagai tonggak penting relatif tak berubah. Selain Watchmen, buku-buku ini dianggap wajib buat mereka yang berminat:
A Contract with God, And Other Tenement Stories
Will Eisner
1978
Empat cerita pendek di dalamnya, dengan setting sebuah apartemen murahan di Bronx, New York, pada 1930-an, merupakan kisah semiotobiografi Eisner. Dia menggali masa kanak-kanaknya, juga teman-temannya, sebagai bahan. Dengan penguasaannya terhadap medium komik, dia menarasikan problem sehari-hari kaum imigran dan pengalaman generasi pertama, lintas kultur. Kritikus memandang komik ini sebagai peletak standar novel grafis.
Maus: A Survivor's Tale
Art Spiegelman
1986, 1991
Mengisahkan perjuangan ayah Spiegelman, keturunan Yahudi Polandia, untuk bertahan hidup dari kekejian Nazi. Spiegelman juga menuturkan hubungannya yang bermasalah dengan sang ayah dan bagaimana dampak perang menghantui beberapa generasi di dalam satu keluarga. Spiegelman menyajikan semua orang di dalamnya sebagai binatang yang menyandang simbol karakter manusia (misalnya semua warga Yahudi digambarkan sebagai tikus; maus adalah kata dari bahasa Jerman yang berarti tikus). Pada 1992, komik ini memenangi Pulitzer Prize Award.
Batman: The Dark Knight Returns
Frank Miller, Klaus Janson, dan Lynn Varley
1986
Inilah versi yang merontokkan gambaran tentang Batman 1960-an, yang merupakan hasil tempaan serial televisi. Miller mengisahkan Batman sudah sepuluh tahun pensiun, dan Gotham City terperosok makin jauh ke dalam dekadensi dan tanpa hukum. Didampingi Carrie Kelly, Robin perempuan, Batman pun turun kembali ke jalan untuk mengatasi ancaman kejahatan. Komik ini diakui sebagai salah satu karya klasik.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
