Kasus pembunuhan Nasrudin diduga tak sekadar urusan tuduhan perselingkuhan. Para tersangka eksekutor disebut-sebut menerima briefing "tugas negara". Dan diiming-imingi jadi anggota Badan Intelijen Negara.
Dengan masuk geng Baramo, Nasrudin Zulkarnaen mengenal sejumlah pejabat penting. Melaporkan kebobrokan Rajawali Nusantara Indonesia setelah gagal menjadi anggota direksi.