• Home
  • 18 Mei 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Arsitektur
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Teater
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 18 Mei 2009

    Momen

    BBM Nonsubsidi
    Harga Turun Lagi

    Pertamina kembali merevisi harga jual Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex, di berbagai pompa bensin miliknya sejak Jumat pekan lalu. Dibandingkan harga per 1 Mei lalu, ketiga jenis bahan bakar itu dijual rata-rata lebih murah Rp 200-300 per liter. Di Jakarta, misalnya, harga Pertamax turun Rp 300 menjadi Rp 5.600 per liter, sementara Pertamax Plus dijual Rp 6.300, turun Rp 200 dari harga sebelumnya.

    Tak mau kalah dengan Pertamina, Shell Indonesia ikut menurunkan harga Shell Super 92 sebesar Rp 200 menjadi Rp 5.500 per liter. "Harga di stasiun bahan bakar Shell efektif per hari ini pukul 14.00 WIB," kata Media Relations Shell Indonesia Fathia Syarif, Jumat pekan lalu. Meski demikian, Shell Super Extra 95, atau setara dengan Pertamax Plus milik Pertamina, dipertahankan pada harga Rp 6.500 per liter.

    Kasus Anti-Monopoli
    Carrefour Dijerat Pasal Baru

    DALAM pemeriksaan lanjutan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan pelanggaran baru perusahaan retail PT Carrefour Indonesia saat mengakuisisi PT Alfa Retailindo. Dalam pemeriksaan awal, Komisi menjerat Carrefour dengan dua pasal yang diatur dalam undang-undang tentang praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, sedangkan kini bertambah menjadi empat pasal.

    Keempat pasal itu adalah pasal 17 (monopoli), 20 (penguasaan pasar), 25 (posisi dominan), dan 28 (penggabungan). Ketua tim pemeriksa Komisi Pengawas Persaingan Usaha Dedie S. Martadisastra menyatakan, jeratan pasal bertambah karena peretail asal Prancis ini tidak mengubah perilakunya sampai batas pemeriksaan pendahuluan yang berakhir pada Rabu pekan lalu. Pada masa mendatang, Komisi akan memeriksa persyaratan perdagangan yang diterapkan peretail kepada pemasok.

    Setelah akuisisi Alfa, menurut Komisi, Carrefour menguasai pasar retail 48,38 persen dari sebelumnya 37,98 persen. Penguasaan 66,73 persen pasar pemasok juga naik dari sebelumnya 44,72 persen. Namun kuasa hukum Carrefour dari kantor pengacara Ignatius Andy mengatakan, pihaknya telah menyiapkan bukti untuk mematahkan temuan Komisi. "Posisi kami jauh lebih kecil dari 50 persen," ujarnya.

    Perbankan
    Pengawasan Khusus untuk BPR

    SEBANYAK 17 bank perkreditan rakyat (BPR) masuk pengawasan khusus Bank Indonesia karena rasio kecukupan modalnya turun drastis di bawah level aman sebesar 4 persen. Rendahnya rasio kecukupan modal ini akibat penyelewengan dalam pengelolaan dana. Menurut Direktur Kredit BPR dan UMKM Bank Indonesia, Ratna E. Amiaty, dari 17 BPR itu, tiga sudah dilikuidasi. Salah satunya BPR terbesar di Lampung, Tripanca. "Satu BPR lagi menutup sendiri," katanya akhir pekan lalu.

    Bank sentral memberikan waktu kepada bank-bank itu untuk menambah modal sesuai dengan wilayah operasinya hingga akhir tahun ini. Jika tidak, BPR harus pindah dari wilayah asalnya atau bank sentral bisa menutupnya. Bank Indonesia juga akan mendirikan lembaga pemeringkat agar peringkat yang dirilisnya bisa menjadi referensi bagi perbankan yang ingin menyalurkan dananya ke BPR.

    Aksi Korporasi
    Obligasi Indofood Rp 1 Triliun

    Krisis finansial global yang masih belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan rupanya tak menyurutkan langkah PT Indofood Sukses Makmur Tbk. menerbitkan surat utang. Produsen mi dan makanan terbesar di Indonesia ini akan menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun pada tahun ini. Hasil penjualan surat utang berjangka lima tahun ini untuk membiayai kembali Obligasi III Tahun 2004. "Sisanya untuk modal kerja," kata Direktur Indofood Franciscus Welirang, dalam paparan publik di Jakarta pekan lalu.Suku bunga obligasi menggunakan patokan Surat Utang Negara seri FR 51 ditambah 200-275 basis point. Pembayaran kupon dilakukan setiap tiga bulan. Peringkat obligasi Indofood itu idAA, dengan outlook stabil. Indofood menunjuk lima penjamin emisi, yakni PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT ING Securities Indonesia, PT Kim Eng Securities, dan PT OSK Nusadana Securities. Sedangkan wali amanatnya PT Bank Mega Tbk. Obligasi ini akan ditawarkan pada 11-15 Juni.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Demokrasi, Kecewa dan Harap

Seni Rupa

Gelora Revolusi dalam Balok Piksel

Dari Wajah Sejawat nan Lebam

Tari

Merayakan Kenikmatan Tari

Album

MENINGGAL
Ibrahim Syamsuddin

Catatan Pinggir

Untuk Boediono: Sebuah Titipan dari Sebuah Gedung Bersejarah

TEMPO|interaktif

Nasional

Siswi SMAN 2 Kuningan Peraih Nilai Tertinggi UN

Nasional

Hasil Ujian Nasional Jeblok, DPRD Kota Malang Kecewa  

Metro

Joshua Disangka Pukul Kelasi Arifin Tiga Kali  

Nasional

Ini Cerita Siswi Nilai UN Tertinggi se-Indonesia  

Nasional

Perayaan Kelulusan dari Longmarch hingga Tawuran

Nasional

Mandi Kembang Tanda Syukur Lulus Ujian Nasional  

Metro

Rakitan, 80 Persen Senjata Api untuk Pencurian  

Nasional

SNMPTN Jalur Undangan Diumumkan Sore Ini  

Internasional

Kakak Aktivis Chen Dilaporkan Hilang  

Teknologi

Robot Korea di Kontes Robot Cerdas Indonesia

Metro

Dua Pencurian Sepeda Motor di IPB dalam 10 Hari Terakhir

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif