Dia datang dari keluarga priayi di Solo. Mengikatkan diri pada Angkatan Udara pada akhir 1950, perjalanan kariernya begitu melesat. Belum genap 38 tahun, dia diangkat menjadi Menteri/Panglima Angkatan Udara. Peristiwa G30S menjungkirkan karier Laksamana Madya Omar Dani. Dituduh terlibat pemberontakan Partai Komunis Indonesia, ia menghabiskan hampir sepertiga hidup sebagai tahanan politik. Tempo menemui Omar, 85 tahun, selepas melewati masa kritis akibat penyakit hepatitis C. Ia menceritakan kembali Peristiwa 30 September dan hubungannya dengan Soeharto.