• Home
  • 29 Juni 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Digital
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 29 Juni 2009

    Maia
    Peran Belakang Layar

    Nama: Maya Estianty alias Maia. Umur: 33 tahun. Profesi: produser dan pencari bakat menyanyi. Pencari bakat? Ya, sejak berhasil melambungkan Pingkan Mambo, Mulan Kwok atau Mulan Jameela, Mey Chan, hingga duo Pasto, mantan pentolan grup Ratu itu lebih senang bekerja di belakang layar melahirkan penyanyi. Ia kini bahkan amat jarang tampil menyanyi. "Bukan berarti saya stop sebagai performer, tapi saya sudah harus membatasi waktu kerja saya," katanya.

    Keputusan menjadi produser itu ia ambil demi anak-anak. "Saya perlu waktu khusus untuk mendampingi anak-anak yang mulai beranjak remaja," ucapnya. Dengan profesi barunya itu Maia praktis jarang ke luar kota. Ia lebih banyak nongkrong di perusahaan rekaman miliknya, Maia Entertainment, semba-ri memelototi tumpukan rekaman contoh yang diki-rimkan grup dan penyanyi solo baru.

    Sebagai produser, ibu tiga anak ini mengaku tak mau menangani banyak artis. "Lebih baik sedikit tapi bisa besar, ketimbang punya banyak artis tapi hanya lewat begitu saja," ungkapnya.

    Layaknya guru, Maia merasakan kepuasan tersendiri bi-la artis yang dibinanya meraih sukses. "Alhamdulillah, semua artis di bawah naungan saya meraih platinum dalam penjualan kaset, CD, maupun ring back tone," ujar pencipta tembang Teman Tapi Mesra ini bangga.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Seni Rupa

Memuliakan Pensil dan Charcoal

Surat Dari Redaksi

Satu Masa Para Kandidat

Album

PEMILIHAN
Marzuki Darusman

Catatan Pinggir

Kamar

TEMPO|interaktif

Internasional

Korban Cuaca Ekstrem Eropa Tembus 550 Orang

9 Kesalahan Menulis Surat Lamaran

4 Cara Sehat Agar Pengeluaran Pasangan Terpisah

Nasional

Polisi Berhenti Cari Amunisi Teroris di Kampus UI

Olahraga

Mancini Tegaskan City Pantas di Puncak

Nasional

Cici Tegal Ingin Kasusnya Cepat Tuntas

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif