• Home
  • 20 Juli 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Landskap
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 20 Juli 2009

    Berburu Nomor Keramat

    Ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta, Jumat pekan lalu, membatalkan kunjungan Manchester United ke Jakarta. Fan di Tanah Air banyak yang kecewa tak terkira. Mereka bahkan sudah menghiasi diri dengan aneka aksesori tim Setan Merah. Di antaranya kaus bernomor punggung pemain favorit.

    Kaus bernomor punggung dikenal pertama kali dalam pertandingan Arsenal versus Chelsea pada 25 Agustus 1928. Saat itu penomoran berdasarkan posisi pemain, dimulai dari kiper hingga penyerang. Kiper selalu memakai nomor satu dan penyerang mengenakan kaus bernomor sembilan atau sepuluh.

    Para fan pun memburu kaus penyerang-yang kerap mencetak gol. Kaus Pele, pemain bola legendaris asal Brasil, dengan nomor punggung sepuluh terjual hingga 59 ribu pound atau sekitar Rp 954 juta pada 2004. Kaus berkerah V itu dipakai Pele ketika dia berumur 17 tahun, tatkala Brasil menjadi juara dunia, memang 5-2 atas Swedia.

    Di bawah ini, sejumlah kaus pemain bola yang menjadi rebutan penggemarnya.

    David Beckham Los Angeles Galaxy

    Di usia 34 tahun, David Beckham masih punya pamor. Pemain Los Angeles Galaxy dengan nomor punggung 23 itu tetap menjadi idola sejak pindah ke Amerika Serikat. Dia mengalahkan Kobe Bryant (basket) dan Tiger Woods (golf) dalam urusan pamor versi Teen Choice Award. Nomor punggung Beckham sama dengan Michael Jordan ketika Jordan memimpin Chicago Bulls menjadi juara enam kali Liga Basket Nasional (NBA) pada 1990-an. Kaus replika Beckham bermerek Adidas dijual dengan harga Rp 750 ribu per helai.

    Lionel Messi Barcelona

    Dijuluki titisan Maradona, Lionel Messi mewarisi nomor sakral di klub Barcelona. Messi, yang menghantar Barcelona menjadi juara Liga Champions 2009, memakai nomor punggung 10. Hanya pemain bintang yang memakai nomor ini. Di antaranya Ronaldinho, yang hengkang ke AC Milan. Kaus Messi menduduki penjualan ketiga terbanyak dengan Rp 811 ribu per helai.

    Fernando Torres Liverpool

    Kaus replika Fernando Torres paling banyak diburu fan The Reds menurut data subsidesports.com. Toko ini khusus menjual pakaian dan aksesori pemain sepak bola dunia. Fernando alias El Nino punya kaus bernomor punggung sembilan: nomor keramat bagi fan fanatik Liverpool. Legenda Ian Rush dan Robbie Fowler menggunakan nomor yang sama. Harga kaus replika Fernando berwarna merah menyala dijual 52,94 euro atau Rp 740 ribu.

    Wayne Rooney Manchester United

    Tubuh yang gempal, suka menyeruduk, dan temperamental membuat sosok Rooney gampang dikenal di lapangan. Bernomor punggung 10, Rooney menunggu tiga tahun sebelum mendapat nomor "sakral" itu dari Manchester United. Denis Law, legenda pendahulu Rooney, berhasil mencetak skor 237 gol dari 404 selama bersama Setan Merah di Old Trafford. Penjualan kaus replika Rooney menduduki posisi keempat di situs subsidesports.com. Harga per item sekitar Rp 940 ribu.

    Cristiano Ronaldo Real Madrid

    Real Madrid menjual 15 kaus replika Cristiano Ronaldo setiap menit di toko klub di Stadion Santiago Bernabeu, pada awal Juli lalu. Kaus putih-hitam itu dibanderol dengan harga 85 euro atau Rp 1,1 juta. Saat bergabung dengan Manchester United, kaus replika Ronaldo dengan nomor punggung tujuh menduduki posisi laris kedua setelah Torres.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Landskap

Lenggak-lenggok Jakarta

Tentang Ibu Kota Jakarta

Berebut di Posisi Kepala Naga

Buku

Perusahaan yang Mengarahkan Sejarah

Seni Rupa

Dua Puluh Tahun Memelihara Kegilaan

Proyek Seni di Ruang Kosong

Album

MENINGGAL
Sumarti Budiardjo

Catatan Pinggir

Teror Itu

TEMPO|interaktif

Olahraga

Babak I, Inter Ungguli Indonesia Selection 2-1  

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Nasional

Siswa Nilai UN Tertinggi Begadang demi Barcelona  

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

Metro

Berkas Satu Pengeroyok Geng Motor Dilimpahkan  

Olahraga

Inter Milan Duetkan Milito-Longo

Olahraga

Kandaskan Korea, Cina Rebut Kembali Piala Uber

Seni & Hiburan

Promotor Konser Lady Gaga Belum Dapat 3 Izin

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif