• Home
  • 20 Juli 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Landskap
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 20 Juli 2009

    Kembali ke Bulan

    EMPAT puluh tahun lalu, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin menjejakkan kaki di bulan. Walau banyak kalangan kini meragukan cerita ini, keduanya berhasil menjejakkan kaki dengan Apollo 11 pada 20 Juli 1969. Kini National Aeronautics and Space Administration (NASA), lembaga antariksa Amerika Serikat, berniat mengulang sejarah dengan roket generasi baru yang bakal diluncurkan tahun depan.

    Roket kapsul ini diberi nama X-33, direncanakan terbang ke bulan pada 2018. Tak seperti Apollo yang meluncur dengan tubuh tegak, X-33 mampu mengudara secara horizontal. Didesain amat modern-lengkap dengan sensor kendali, parasut, dan kursi otomatis-roket yang bisa dipakai 10 kali ulang-alik itu menghabiskan bujet US$ 44 miliar atau sekitar Rp 440 triliun.

    Kabin utama X-33 disebut Orion, bisa menampung tujuh astronaut dengan kapasitas kargo 100 ton. Ukuran roket ini dua kali Apollo. Dengan panjang 21,4 meter dan berat 77,2 ton, kecepatannya 28.163 kilometer per jam saat keluar dari orbit bumi dan 40.223 kilometer per jam saat di orbit bulan. "Sementara misi Apollo maksimal 10 hari, roket generasi baru ini bisa 210 hari," kata Cleon Lacefield, Kepala Proyek Lockheed Martin, perusahaan penggarap Orion, seperti dikutip Forbes, awal Juni lalu.

    Jika rencana tak meleset, dunia akan mendengar pengalaman manusia menjejakkan kaki di planet lain pada 2019. Selain ke bulan, roket ini akan mengunjungi sejumlah planet. Roket-roket ini dirancang dengan sistem pengendali jarak jauh serta memakai sistem robotik.

  • Orion atau kabin kru. [Diameter 4,5 meter, kapasitas 6 astronaut, tak terpengaruh gravitasi. Orion dilengkapi parasut yang secara otomatis membuka jika kabin meledak].
  • Altair atau kabin misi, yang lepas jika mencapai stasiun luar angkasa internasional di setiap planet. Amerika membelanjakan tak kurang dari US$ 1 juta untuk membangun stasiun di bulan.
  • Daya [bahan bakar solar dan generator hidup selama 19 hari sampai waktu isi ulang].
  • Pendaratan di bulan. [Dok Orion dilengkapi alat pendaratan di bulan. Sewaktu roket mendarat, astronaut tetap berada di kabin dalam orbit].

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Landskap

Lenggak-lenggok Jakarta

Tentang Ibu Kota Jakarta

Berebut di Posisi Kepala Naga

Buku

Perusahaan yang Mengarahkan Sejarah

Seni Rupa

Dua Puluh Tahun Memelihara Kegilaan

Proyek Seni di Ruang Kosong

Album

MENINGGAL
Sumarti Budiardjo

Catatan Pinggir

Teror Itu

TEMPO|interaktif

Olahraga

Babak I, Inter Ungguli Indonesia Selection 2-1  

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Nasional

Siswa Nilai UN Tertinggi Begadang demi Barcelona  

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

Metro

Berkas Satu Pengeroyok Geng Motor Dilimpahkan  

Olahraga

Inter Milan Duetkan Milito-Longo

Olahraga

Kandaskan Korea, Cina Rebut Kembali Piala Uber

Seni & Hiburan

Promotor Konser Lady Gaga Belum Dapat 3 Izin

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif