IDE itu melintas tatkala Klaus Sedlbauer membeli anggur di Pasar Bavarian, Rosenheim, Jerman, menjelang Natal tahun lalu. Anggur yang dipesan Kepala Fraunhofer Institute for Building Physics ini terlalu dingin. Lalu, ketika ia memesan kopi di kafe dekat situ, airnya pun terlalu panas. "Lalu saya berpikir bagaimana jika wadahnya yang mengatur suhu," katanya, seperti dikutip Der Spiegel, pekan lalu.
Ia lalu mengajak Herbert Sinnesbichler, koleganya di Institute, untuk mendesain peranti khusus agar kopi atau teh bisa tetap hangat sampai tetes terakhir. Keduanya membuat mug dari bahan-bahan yang bisa beradaptasi dengan materi yang menempel sekaligus melawan suhu di sekelilingnya. Eternit atau partisi rumah di negara empat musim biasanya memakai materi ini.
Menurut Klaus, teknologinya persis cara kerja jaket atlet ski: materi pada kain jaket menghangatkan tubuh ketika udara di sekitarnya terus menurun. Untuk mug, bahan-bahan plester partisi dikombinasikan dengan aluminium. Pelat-pelat aluminium disusun seperti sarang lebah-yang melingkar di seluruh sisi dan berpusat di dasar mug-sebelum dilapisi porselen.
Mug pintar bekerja secara otomatis. Untuk teh atau kopi, kata Klaus, mug akan mempertahankan air pada suhu 58 derajat Celsius. “Inilah suhu ideal untuk menyesap kopi atau teh," kata Klaus. Untuk minuman dingin, mug akan menjaga suhunya pada tujuh derajat Celsius-cocok untuk bir dan minuman bersoda.
Ide dan temuan Klaus masih dibahas di Institute: apakah dapat diproduksi massal dan dijual bebas di toko. Klaus masih menghitung kelayakan ongkos produksi.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.

