• Home
  • 07 September 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
  • Selingan
    • Intermezzo
  • Seni
    • Fotografi
    • Musik
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 07 September 2009

    Catatan Prestasi Jaguar Asia

    YAYUK Basuki adalah cerita ketekunan, komitmen, kerja keras, dan prestasi. Terlahir di Yogyakarta dengan nama Nani Rahayu dari pasangan Budi Basuki dan Sutini, Yayuk dikenalkan dengan tenis sejak umur lima tahun. Usia 10 tahun sudah mewakili Yogyakarta dalam Pekan Olahraga Nasional 1981. Mulai mewakili Indonesia di ajang Sea Games pada 1985.

    Dia mulai terjun ke lapangan profesional pada 1990. Dalam turnamen Challenge II di Jakarta, Februari 1991, dia meraih gelar juara dengan peringkat 259 WTA. Dua bulan kemudian, dalam turnamen di Pattaya, Thailand, peringkatnya naik ke posisi 86 WTA. Sejak itu, pers dan penonton luar negeri menjulukinya Jaguar of Asia.

    Karier profesionalnya terus mencorong. Dia wanita Indonesia pertama yang masuk Eight Club, lembaga alumni delapan besar turnamen Wimbledon. Bersamanya petenis wanita dunia papan atas seperti Martina Hingis, Steffi Graf, Monica Seles, dan Gabriela Sabatini. Dari Asia, selain Yayuk hanya Kimiko Date dari Jepang.

    Salah satu capaian puncaknya adalah menembus babak final di turnamen Birmingham, Juni 1997. Prestasi tertingginya di ajang grand slam: masuk perempat final dalam pentas Wimbledon, yaitu hingga peringkat 19 WTA. Sepanjang kariernya, Yayuk berhasil memperoleh enam gelar tunggal dan sembilan gelar ganda tur WTA. Dia pensiun dari karier profesional pada 2004.

    Harun Mahbub


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Fotografi

Footage itu (Cikal) Seni

Album

MENINGGAL
Tahir Djide

Catatan Pinggir

Yudhistira

TEMPO|interaktif

Metro

Pelaku Penembak Satpam IPB Teridentifikasi

Metro

Buru Penembak Satpam IPB, Polisi Bentuk Tim Khusus

Olahraga

Babak I, Inter Ungguli Indonesia Selection 2-1  

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Nasional

Siswa Nilai UN Tertinggi Begadang demi Barcelona  

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

Metro

Berkas Satu Pengeroyok Geng Motor Dilimpahkan  

Olahraga

Inter Milan Duetkan Milito-Longo

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif