Yang Berdakwah di Luar Layar Kaca
Edisi 30 Oktober-5 November 2006
Ramadan selalu diramaikan dengan saluran televisi yang berlomba menyiarkan ceramah, diskusi, kajian, atau kuliah singkat agama. Generasi dai atau mubalig yang tampil di televisi kebanyakan berwajah belia, berpakaian modis, berkacamata model terbaru, rupawan, dan camera face. Generasi dai ini lebih sedap dipandang mata dibanding didengar isi ceramahnya.
Para dai ini biasanya berbicara tentang hal-hal yang ringan saja. Sering menyisipkan humor yang mengundang senyum dan tawa. Ustad gaul ini lebih laku dibandingkan dengan, misalnya, Ustad Quraish Shihab, yang membedah ayat-ayat Al-Quran secara dalam, serius, dan tanpa humor.
Tempo mengangkat para ustad yang jauh dari sorotan televisi. Banyak ulama dan kiai yang memilih dakwah dengan kegiatan nyata. Mereka giat berdakwah di antara para preman, tempat pelacuran, serta anak yatim dan miskin.
ARSIP
21 September 1998
Presiden Amerika Serikat Bill Clinton pertama kalinya memberikan testimoni atas affair-nya dengan Monica Lewinsky di televisi.
22 September 1888
Edisi perdana majalah National Geographic diterbitkan. Hingga kini diterbitkan dalam 23 bahasa dengan jumlah pelanggan sekitar 50 juta orang.
23 September 1529
Pengepungan Wina, Austria, berlarut-larut oleh Kekaisaran Ottoman di bawah pimpinan Suleiman I. Pengepungan ini menunjukkan kekuatan Turki yang meluas hingga ke Eropa.
24 September 622
Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah. Peristiwa ini menjadi momen lahirnya penanggalan tahun Hijriah dengan bulan pertama bulan Muharam.
25 September 1949
Vatikan meminta para pemimpin dunia menghentikan pengembangan senjata nuklir dan berharap uang proyek itu dialokasikan buat mengatasi kelaparan.
26 September 1965
Ratu Elizabeth II memberikan gelar kehormatan kepada empat personel The Beatles, yakni John Lennon, Paul McCartney, Ringo Starr, dan George Harrison, sebagai Members of the Order of the British Empire di Istana Buckingham.
27 September 1996
Kelompok Taliban, Afganistan, merebut Ibu Kota Kabul, menggulingkan Presiden Burhanuddin Rabbani, dan mengeksekusi mantan presiden Mohammad Najibullah.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
