Nomor 32 Tahun XX 6 Oktober 1990
CIA dan PKI Menengok Kembali Peristiwa G30S
Dua puluh lima tahun setelah Gerakan 30 September 1965, seorang wartawati dari States News Services, Amerika Serikat, Kathy Kadane, memuat artikel berjudul "US Officials List Aided Indonesia Bloodbath in '60s" pada Mei 1990. Tulisan itu membeberkan campur tangan sejumlah pejabat Kedutaan Amerika Serikat dan Central Intelligence Agency (CIA) yang bertugas di Jakarta ketika pecah peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Kadane menemukan data yang menunjukkan pejabat Amerika memberikan daftar 5.000 nama tokoh Partai Komunis Indonesia kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Dia juga menelusuri dokumen CIA tertanggal 30 Desember 1964 yang berisi kajian atas masalah suksesi di Indonesia. Dalam dokumen itu disebutkan, pascakematian Soekarno, hanya ada dua organisasi besar di Indonesia: TNI Angkatan Darat dan PKI.
ARSIP
5 Oktober 1986
Koran Inggris, The Sunday Times, membeberkan proyek nuklir Israel. Agen Mossad menculik narasumbernya, Morchedai Vanununu, kemudian memenjarakannya 18 tahun.
6 Oktober 1981
Presiden Mesir Anwar Sadat dibunuh ketika menghadiri peringatan delapan tahun perang Yom Kippur. Sadat adalah pemimpin Arab pertama yang mengakui kemerdekaan Israel.
7 Oktober 2005
Mohammed El-Baradei menerima Nobel Perdamaian atas keberhasilannya memimpin Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Ia menghadapi krisis nuklir di Irak, Iran, dan Korea Utara. Ia membantah tuduhan Amerika Serikat kepada Irak bahwa negara itu memiliki senjata pemusnah massal.
8 Oktober 1967
Pemimpin gerilyawan Kuba, Che Guevara, ditangkap di Bolivia dan dieksekusi mati. Pada 12 Juli 1997, jenazahnya dikuburkan kembali dengan upacara kemiliteran.
9 Oktober 1604
Supernova kedua dan terakhir ditemukan di Galaksi Bima Sakti. Disebut Supernova Kepler, sesuai dengan nama penemunya, Johannes Kepler.
10 Oktober 1780
Topan raksasa yang dikenal dengan topan San Calixto melanda Kepulauan Karibia dan menewaskan sekitar 27.500 orang.
11 Oktober 1939
Albert Einstein menulis surat kepada Presiden Roosevelt mengenai potensi bom atom. Melahirkan Proyek Manhattan yang menciptakan bom atom pertama.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
