• Home
  • 05 Oktober 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Seni
    • Fotografi
    • Musik
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip

Laporan Khusus

  • Peniup Saksofon di Tengah Prahara


  • Saat Lek Njot Bersepatu Roda


    Lahir dari keluarga keturunan ningrat Solo. Suka musik klasik.
  • Pedagang Batik Pembela Republik


  • Revolusi Tiga Serangkai


    Ia belajar komunisme sejak belia. Bersama Aidit dan Lukman melakoni sejarah yang sama.
  • Yang Tersisih dari Riak Samudra


    Ia tak tahu Gerakan 30 September. Menjelang insiden, disingkirkan dari partai.
  • Jalan Curam Skandal Asmara


    Karier politik Njoto hampir tamat karena perempuan. Jabatannya di partai dilucuti.
  • Soekarnoisme dan Perempuan Rusia


    Bung Karno menganggap Njoto tak seperti tokoh Partai Komunis Indonesia yang lain. Terpikat kesamaan ideologi.
  • Merahnya HR, Merahnya Lekra


    Njoto memanfaatkan Harian Rakjat sebagai senjata agitasi dan propaganda partai. Namun ia menyelamatkan film Hemingway dari daftar haram, dan menolak memerahkan seluruh Lekra.
  • Serba Kabur di Akhir Hayat


    Nasib Njoto tak pernah jelas hingga kini. Kabarnya, ia dihabisi dan jenazahnya dibuang ke Kali Ciliwung.
  • Rahasia Tiga Dasawarsa


    Soetarni, istri Njoto, hidup sebelas tahun di penjara. Tujuh anaknya hidup berpisah, tinggal bersama sanak saudara.
  • Kenangan di Jalan Malang


  • Secuil Asmara Khong Guan Biscuit


    Karier politik Njoto berantakan setelah skandal percintaannya dengan perempuan Rusia terendus Jakarta. Ia tetap suami setia.
  • Karena Janji Setia


    Hanya satu dekade mereka bersama. Sel penjara tak meluruhkan cintanya.
  • Puisi Pamflet Sang Ideolog


    Njoto merayu calon istrinya dengan puisi cinta. Dia orang Lekra yang menyarankan agar tidak "menghancurkan" Hamka dalam kasus Tenggelamnya Kapal Van der Wijk.
  • Kalau Sayang, Aturan Dilangkahi


    Ahli di berbagai bidang, Njoto menampilkan sosok PKI yang sama sekali berbeda. Dia dikenal pilih-pilih teman.
  • Seorang Istri Empat Dasawarsa Kemudian


  • Politbiro PKI, Njoto, dan G30S


cover

Fotografi

Hitam-Putih Pengembaraan Oscar Motuloh

Album

MENINGGAL
Innisisri

DUS

RUU PENGADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI
Beleid 'Jalan Tengah'

Catatan Pinggir

KPK

TEMPO|interaktif

Olahraga

Edin Dzeko Betah di Inggris

Teknologi

Bagaimana Gunung Sadahurip Terbentuk Alami

Nasional

Di Kantornya, Nazar Dipanggil Babe

Nasional

Anas: Saya Bukan Terdakwa, Saksi Pun Tidak

Olahraga

Demi ke Final, Valencia Harus Kalahkan Barcelona

Pemilihan Gubernur Banten Terancam Diulang  

Hatta Minta Jambi Bangun Infrastruktur Pendukung

Hendak Ditangkap Jaksa, Pejabat Kediri Menghilang

Ikang dan Grup Solid Fawzi

Bisnis

Pelabuhan Merak Segera Tambah Dermaga

Bisnis

SBY Minta Perampingan BUMN Bertahap

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif