• Home
  • 07 Desember 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Arsitektur
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
  • Selingan
    • Layar
    • Intermezzo
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
  • Arsip
  • 07 Desember 2009

    Nadir Belhadj:
    Roberto Carlos dari Gurun

    DI antara para pemain pilar Aljazair yang datang dari berbagai klub Eropa-Prancis, Inggris, Jerman, Portugal, dan yang lain- tersebutlah nama Nadir Belhadj. Dia tak menempati posisi sentral di tim, misalnya playmaker, striker, atau stopper. Belhadj "cuma" seorang bek kiri.

    Tapi jangan salah, Belhadj bak Roberto Carlos bagi Brasil di masa lalu. Pemain berusia 27 tahun ini kerap mengundang decak kagum karena kemampuannya menyerang. Senjata utamanya adalah tendangan keras. Karena daya gedornya, pelatih kerap pula memainkannya di posisi gelandang sayap kiri, baik di Aljazair maupun di klub Portsmouth, Inggris.

    "Saya sama senangnya, menyerang atau bertahan," katanya. Gawang Argentina dia bobol dua kali lewat tendangan bebas tatkala Aljazair kalah 3-4 dalam sebuah partai uji coba pada Januari 2007. Sangat jarang ada seorang pemain mampu membobol gawang Argentina dua kali dalam satu kesempatan.

    Dia lahir di Saint-Claude, Prancis. Mengawali karier di klub Lens, kariernya berkembang bersama Sedan dan Olympique Lyon. Lyon kemudian meminjamkannya ke Portsmouth sejak musim lalu. Mencetak dua gol dari 29 pertandingan, pemain kidal ini lantas dibeli permanen oleh The Pompey-julukan Portsmouth.

    Tahun depan, dunia bisa melihat bakat besar "Roberto Carlos dari gurun" ini.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Seni Rupa

Spontanitas Wianta dan Makhluk-makhluk Tak Berbentuk

Sejumlah Karya yang Hangat

Layar

HONGKONG
Sebuah Rapsodi Penuh Mimpi

Mbak Lilik, Mbak Tatik, Mbak Wiwik...

Catatan Pinggir

Pintu

Album

Pengukuhan
Danny Manongga

TEMPO|interaktif

Metro

Anggota Geng Penembak Juru Kamera TVRI Tertangkap

Metro

Pelaku Penembak Satpam IPB Teridentifikasi

Metro

Buru Penembak Satpam IPB, Polisi Bentuk Tim Khusus

Olahraga

Babak I, Inter Ungguli Indonesia Selection 2-1  

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Nasional

Siswa Nilai UN Tertinggi Begadang demi Barcelona  

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

Metro

Berkas Satu Pengeroyok Geng Motor Dilimpahkan  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif