• Home
  • 14 Desember 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Memoar
    • Wawancara
  • Arsip

Memoar

  • Pendekar Lingkungan Beralis Perak


    Ia salah satu peletak dasar ekonomi Orde Baru. Memimpin empat kementerian sejak 1971 hingga 1993, ia dikenal sebagai menteri yang berani terbuka terhadap Soeharto. "Demi pohon cemara, saya pernah menolak pembangunan pembangkit listrik di Bedugul kepada Pak Harto," ucapnya.

    Lelaki itu, Profesor Doktor Emil Salim, membangun Kementerian Lingkungan Hidup dari nol. Ia merangkul lembaga swadaya masyarakat, pemuka agama, mengirimkan tenaga terdidik ke luar negeri, hingga bertarung di meja perundingan internasional. Pria kelahiran Lahat 79 tahun lalu itu dikenal sebagai pelopor pejuang lingkungan.

    Di tengah Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, 7-18 Desember ini, Tempo menyuguhkan kisah berwarna pendekar lingkungan beralis perak ini.

  • Pisau Tumpul 'Mafia Berkeley'


    Emil Salim, Widjojo Nitisastro, dan kawan-kawan dijuluki "Mafia Berkeley" ketika menjadi arsitek ekonomi Orde Baru. Emil pengagum Hatta.
  • Pantang Bermuka Dua di Depan Soeharto


    Emil Salim mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada 1998. Banyak orang menganggap ia menentang Soeharto. Bagaimana hubungan mereka?
cover

Memoar

Pendekar Lingkungan Beralis Perak

Pisau Tumpul 'Mafia Berkeley'

Pantang Bermuka Dua di Depan Soeharto

Album

PENGHARGAAN
Onno W. Purbo dan Isak Santoso

Seni Rupa

Kotak-kotak Mimpi nan Molek

Catatan Pinggir

Recehan

TEMPO|interaktif

Metro

Anggota Geng Penembak Juru Kamera TVRI Tertangkap

Metro

Pelaku Penembak Satpam IPB Teridentifikasi

Metro

Buru Penembak Satpam IPB, Polisi Bentuk Tim Khusus

Olahraga

Babak I, Inter Ungguli Indonesia Selection 2-1  

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Nasional

Siswa Nilai UN Tertinggi Begadang demi Barcelona  

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

Metro

Berkas Satu Pengeroyok Geng Motor Dilimpahkan  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif