Lelaki itu, Profesor Doktor Emil Salim, membangun Kementerian Lingkungan Hidup dari nol. Ia merangkul lembaga swadaya masyarakat, pemuka agama, mengirimkan tenaga terdidik ke luar negeri, hingga bertarung di meja perundingan internasional. Pria kelahiran Lahat 79 tahun lalu itu dikenal sebagai pelopor pejuang lingkungan.
Di tengah Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, 7-18 Desember ini, Tempo menyuguhkan kisah berwarna pendekar lingkungan beralis perak ini.

