Perjanjian perdagangan bebas ASEAN-Cina akan berlaku efektif pekan depan. Negara berpotensi kehilangan pendapatan Rp 15 triliun. Industri baja dan tekstil minta penundaan. Peluang terbuka, tapi ada konsekuensinya. Pemerintah mesti melobi satu per satu negara.