• Home
  • 21 Desember 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 21 Desember 2009

    Sinterklas Online

    Sinterklas atau Santa Klaus menjadi cerita rakyat sejak abad ketiga Masehi. Kisah ini menemukan inspirasinya pada diri Uskup Nikolas di Myra, Turki. Sang Uskup terkenal baik hati dan gemar memberi hadiah bagi orang tak mampu.

    Imajinasi tentang Sinterklas ternyata berkembang dari waktu ke waktu. Awalnya, orang-orang Eropa membayangkan Santa Klaus berperawakan tinggi, kurus, pendiam. Pada 1822, Clement C. Moore, sastrawan Amerika, dalam puisinya, The Night Before Christmas, menggambarkan sang Santa sebagai sosok gendut, berjanggut putih, mengisap pipa cerutu panjang, dan naik kereta yang ditarik rusa: citra ini bertahan sampai kini.

    Anda pun bisa menjadi Sinterklas pada setiap Natal. Kostumnya memang rata-rata masih impor. Di bawah ini perlengkapan yang ditawarkan lewat toko-toko online.

    Kostum Lengkap
    Paket lengkap kostum ini mulai topi hingga sepatu. Untuk perempuan, tersedia rok pendek dan panjang-tanpa janggut, tentu saja. Kostum komplet untuk Sinterklas pria harganya US$ 280-380 atau Rp 2,6-3,6 juta. Untuk wanita, US$ 45-150 atau Rp 427 ribu-1,42 juta.

    Sepatu Bot dan Karung Hadiah
    Tersedia sepatu bot hitam setinggi lutut dengan mencangklong buntelan besar warna merah. Kedua aksesori ini tak lepas dari sosok Sinterklas sejak dia muncul pertama kali dalam lukisan karya Robert W. Weir pada 1837. Harga sepatu bot Sinterklas US$ 9,99-29,9. Harga karung besar tempat Santa menaruh hadiah sekitar US$ 32 atau Rp 304 ribu.

    Topi
    Aksi Sinterklas tak lengkap tanpa topi tudung warna merah yang menjulur ke belakang kepala dengan setrip putih di bagian dahi dan bandulan putih di bagian ekor topi. Terbuat dari bahan beludru dengan bulu-bulu lembut di dahi dan bandulan.
    Harganya US$ 4,99-26,99.

    Jenggot dan Rambut
    Jenggot dan rambut putih lebat adalah ciri Sinterklas yang amat khas. Dapat dibeli secara terpisah dengan harga US$ 9-75.

    Perut Buatan
    Tak perlu memiliki tubuh besar dan gendut untuk menjadi Sinterklas. Ada perlengkapan khusus berupa perut buatan. Perut palsu ini ringan dan mudah dikenakan dengan tali pengikat elastis di punggung. Warnanya merah, selaras dengan kostum luar. Harga sekitar US$ 28.

    Tip Menjadi Sinterklas:

  • Tak merokok atau minum minuman beralkohol di tempat umum.
  • Tak pernah bersumpah atau mengatakan hal-hal jahat dan kejam.
  • Cek aroma mulut, jangan sampai menguarkan bau rokok.
  • Gunakan cold vest atau jaket bagian dalam yang diisi es untuk membuat tubuh lebih sejuk

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Seni Rupa

Ketegangan yang Meruntuhkan Batas

Mati dan Hidup pada Citra Bantal

Catatan Pinggir

Macbeth

Album

Pengukuhan
Wiyanto dan Samsudi

TEMPO|interaktif

Metro

Anggota Geng Penembak Juru Kamera TVRI Tertangkap

Metro

Pelaku Penembak Satpam IPB Teridentifikasi

Metro

Buru Penembak Satpam IPB, Polisi Bentuk Tim Khusus

Olahraga

Babak I, Inter Ungguli Indonesia Selection 2-1  

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Nasional

Siswa Nilai UN Tertinggi Begadang demi Barcelona  

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

Metro

Berkas Satu Pengeroyok Geng Motor Dilimpahkan  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif