• Home
  • 21 Desember 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 21 Desember 2009

    Olivia Zalianty
    Juri Layanan Bandara

    Olivia Zalianty, 28 tahun, belakangan ini sering mondar-mandir di bandar udara. Tak cuma di Cengkareng, tapi juga di bandara-bandara di daerah. Sedang mencari tempat syu-ting film atau sinetronkah? "Aku jadi duta bandara merangkap juri Bandara Award. Jadi aku harus rajin mengunjungi bandara," ucapnya.

    Penghargaan yang dimaksud Olive, begitu ia disapa, diperuntukkan bagi bandara yang memiliki fasilitas dan layanan yang baik. Juri sudah menilai sejak enam bulan lalu dan akan mengumumkannya pekan ini. Olive pun membagikan kuesioner kepada penumpang untuk mengetahui tingkat kepuasan mereka terhadap servis bandara.

    Dari berkeliling itu ia melihat beberapa bandara telah melakukan pembenahan berarti. Bandara Adisumarmo, Solo, misalnya, "Sudah tak seperti terminal lagi." Bandara Makassar malah ia nilai sangat bagus. "Serasa di Hong Kong," kata Olive, yang sudah menjejaki bandara di beberapa kota di Amerika Serikat, Eropa, dan hampir semua negara Asia.

    Ia juga sangat terkesan pada bandara Ambon yang punya sisi human interest yang tinggi. Lantaran pasokan listrik di Ambon kurang, Angkasa Pura memperbolehkan warga melakukan kegiatan di bandara. "Setiap malam bandara ini ramai. Bukan hanya oleh penumpang, tapi juga anak-anak yang tengah belajar," katanya. Jadi pemenangnya adalah....


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Seni Rupa

Ketegangan yang Meruntuhkan Batas

Mati dan Hidup pada Citra Bantal

Catatan Pinggir

Macbeth

Album

Pengukuhan
Wiyanto dan Samsudi

TEMPO|interaktif

Internasional

Remaja Ini Pecahkan Soal Warisan Newton

Metro

Anggota Geng Penembak Juru Kamera TVRI Tertangkap

Metro

Pelaku Penembak Satpam IPB Teridentifikasi

Metro

Buru Penembak Satpam IPB, Polisi Bentuk Tim Khusus

Olahraga

Babak I, Inter Ungguli Indonesia Selection 2-1  

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Nasional

Siswa Nilai UN Tertinggi Begadang demi Barcelona  

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif