• Home
  • 08 Februari 2010
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
  • Seni
    • Fotografi
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 08 Februari 2010

    Isi Baterai dengan Energi Pusar

    HABIS baterai telepon ketika joging atau jalan-jalan bakal menjadi cerita kuno. Olahraga aman dan ringan itu justru bisa menjadi sarana buat mengisi kembali baterai Anda. Tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, membuat charger berjalan, yang mengisi daya dengan gerak sebagai sumber listrik.

    Harus Laksana Guntur, dosen teknik mesin yang memimpin tim, mengatakan prinsip kerja pengecas berjalan seukuran dua bungkus rokok ini sederhana, yakni mengubah energi kinetik menjadi listrik dengan bantuan dinamo. Dengan alat dipasang di pinggul, dinamo akan menangkap getaran gerak ketika pemakai berjalan, lalu mengubahnya menjadi listrik.

    Harus mendapatkan ide ketika menyelesaikan program pascasarjana di Jepang, enam tahun silam. Sejumlah stasiun kereta di Tokyo, menurut dia, memanfaatkan lalu-lalang pejalan kaki sebagai sumber listrik. Satu alat setipis kertas berwarna perak otomatis menghasilkan listrik ketika diinjak. "Tapi mahal, tiap lembar seukuran 0,3 x 1 meter harganya sekitar Rp 16 juta," katanya pekan lalu.

    Tahun lalu, Harus mengumpulkan sepuluh mahasiswanya dan menyampaikan ide pembuatan alat serupa yang murah. Satu kelompok mahasiswa ditugasi mengukur potensi gerakan tubuh manusia. Kelompok lain diminta mencari reduksi dimensi gerakan manusia.

    Muchamad Rudy Hermanto, mahasiswa anggota tim, menyimpulkan gerakan tubuh manusia berpotensi menciptakan sekitar 30 watt tiap kilogram berat badan. Semakin berat, semakin besar pula potensi energinya. "Pusat energi ada di sekitar pusar," kata Rudy.

    Dia kemudian merancang alat penangkap gerak. Dinamo dibuat, yang bisa menyesuaikan diri dengan gerak tubuh. Pada awalnya, listrik yang dihasilkan tak stabil. Rudy lalu menaruh baterai kosong yang dapat diisi ulang. Baterai ini berfungsi mengumpulkan listrik, yang disalurkan ke telepon seluler. Buat mengisi penuh satu baterai telepon, diperlukan sekitar lima menit jalan kaki-atau sekitar 400 meter dengan kecepatan biasa.

    Harus menyatakan masih akan menyempurnakan alat ini. Di antaranya dengan memperkecil ukuran menjadi sebesar satu kotak korek api.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Fotografi

Catatan Harian dari Fukuoka

Seni Rupa

Kecerahan dari Grafiti Hantu

Album

PENGUKUHAN
Darni M. Daud, Zulkifli Husin, dan Bastian Arifin

Catatan Pinggir

Cap

TEMPO|interaktif

Bisnis

Kekhawatiran Pelambatan Ekonomi Tekan Indeks Saham

Bisnis

BUMN Strategis Khusus Produksi Peralatan Perang  

Metro

2 Korban Jembatan Cihideung Mengapung di Tangerang

Metro

Umar Kei: Kami Jadi Tumbal

Nasional

Mujianto Minta Maaf pada Keluarga Korban  

Bisnis

Boeing 787 Dreamliner Rawan Retak

Olahraga

Timnas U-23 Belum Kompak Hadapi Bahrain  

Nasional

KPK Sepakat Dana Hibah Diperketat

Gaya Hidup

Memahami Psikologis Anak, Kunci Belajar Menyanyi  

Olahraga

Pelatih Timnas U-21 Cemaskan Mental Pemain  

Internasional

Korea Utara Buka Perundingan Perlucutan Nuklir  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif