Di dalam sekam tak hanya ada api, seperti kata pepatah. Tapi juga ada bahan lain. Irzaman, peneliti dari Departemen Fisika Institut Pertanian Bogor, pernah membuktikannya setelah meneliti sisa pembakaran dari sekam. Hasilnya, tak hanya ada arang dan abu, tapi di dalamnya terkandung bahan yang bernilai tinggi, di antaranya silikon.
Menurut Irzaman, sisa pembakaran sekam mengandung 16,98 persen silikon oksida atau silika (SiO2). Silika biasa digunakan untuk industri perminyakan dan semen. Harga silika di pasar bisa mencapai US$ 8 per kilogram.
Jika dimurnikan, senyawa tersebut juga bisa menjadi silikon yang biasa digunakan sebagai bahan semikonduktor untuk barang-barang elektronik. "Saat ini sedang diteliti oleh mahasiswa, khususnya di pascasarjana, sebentar lagi akan dipublikasikan," katanya.
Pembakaran sekam juga menghasilkan gas yang banyak mengandung karbon. Gas tersebut bisa ditangkap dan disuling menjadi karbon cair. "Karbon cair bisa digunakan untuk isolator pada baterai," katanya.
Selain itu, karbon dalam bentuk cair dan gas bisa digunakan sebagai bahan katalisator dalam proses kapitasi. Di Jerman, karbon cair sudah digunakan untuk meningkatkan kapitasi bahan bakar yang berasal dari campuran minyak dan air dengan perbandingan 1 : 10.
Dengan proses gasifikasi, sekam juga bisa dijadikan bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik. Medco tengah menjajaki penggunaan sekam sebagai sumber alternatif (renewable energy resources) untuk pembangkit listrik sebagaimana yang telah berkembang di Thailand.
Arang sekam juga bisa digunakan untuk industri batu bata dan filler (campuran dalam pembuatan cat). Pemanfaatan sederhana lainnya, arang sekam bisa diubah menjadi briket, sebagai media tanam hortikultura dan media pembuatan telur asin.
Menurut Irzaman, saat ini Jepang juga tengah mengembangkan bioetanol berbahan baku sekam. "Jepang justru tengah meneliti bagaimana membesarkan sekam untuk bahan baku bioetanol," kata Irzaman, yang tahun lalu diundang ke Tokyo University of Agricultural and Technology untuk memaparkan tungku sekam buatannya.
Gunanto E.S.
Komposisi Kimia Sekam Padi (%)
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
