Tak hanya piawai menggebuk drum, Tyo Nugros, 39 tahun, diam-diam menggemari berbagai seni bela diri. Dia telah mempelajari muay thai asal Thailand dan wing chun, salah satu jenis kungfu yang berasal dari Provinsi Fu San, Cina. Tyo waktu kecil juga pernah mencoba bela diri lokal Merpati Putih. "Waktu kecil malah pe ngin ikut Shaolin," ujar Tyo di rumahnya, di bilangan Jakarta Selatan, Kamis pekan lalu.
Selain berlatih fisik, Tyo rajin melahap berbagai film dan buku pelajaran mengenai kungfu. Salah satunya adalah wing chun. "Biasanya sebelum mendalami, saya coba membaca dan menggali sejarah bela dirinya terlebih dulu," kata Tyo. Koleksi buku dan film dokumenter Bruce Lee sewaktu di ajar oleh gurunya, Ip Man, juga menjadi referensi bagi Tyo. Saking kagumnya, Tyo pernah berziarah ke makam Bruce Lee dan putranya, Brandon Lee.
Meskipun menyukai seni bela diri, Tyo tidak pernah sekali pun melupakan profesi nya sebagai drummer. "Tangan dan kaki saya ini aset yang harus dijaga dengan baik. Maka nya saya tidak terlalu serius mendalami ilmu bela diri, hanya sebagai hobi yang juga berguna bagi kesehatan," ujarnya.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
