Benny ke mana ya? Saya cari-cari di kolong, di belakang lemari kok enggak ada," kata Mice dengan canda khasnya, Kamis pekan lalu. Dalam kesempatan berbeda, Benny hanya menjawab, "Bennynya sudah mati tiba-tiba." Duo kartunis yang memiliki nama lengkap Benny Rachmadi, 40 tahun, dan Muhammad Mirsad, 40 tahun, ini memang dua pekan terakhir tak lagi bersama.
Kini hanya hadir Mice dengan curahan hatinya sebagai seorang suami dan ayah satu anak. "Konsepnya sedikit berubah, meski hadir tetap sebagai Mice yang tolol, sok tahu, dan norak. Hanya obyek dan isi cerita mungkin akan sedikit berbeda," kata pria berkacamata ini. "Nah, karakter itu yang saya enggak bisa, makanya saya memilih untuk mundur saja," ujar Benny.
Keduanya mengaku dari dulu memang tak memiliki satu visi dan misi. "Kami dua pribadi yang sangat berbeda, Benny keras, kaku, pandangan lurus. Mice sok tahu, tolol, tapi fleksibel," Mice menjelaskan. Toh, perpisahan ini menjadi pukulan berat dalam karier mereka berdua. Persahabatan mereka pun sudah terjalin lama, 20 tahun, sejak kuliah di Institut Kesenian Jakarta. "Mungkin yang terbaik saat ini kami pisah ranjang dulu, bertualang sendiri-sendiri," keduanya kompak menjawab meski di tempat terpisah.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
