• Home
  • 26 Juli 2010
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Selingan
    • Intermezzo
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
    • Sosok
  • Arsip
  • 26 Juli 2010

    Surat Pembaca

    Klarifikasi Kedutaan Besar Australia

    Berkaitan dengan artikel dimajalah Tempo, pekan lalu, saya memberikan klarifikasi soal perawatan makam lima wartawan Australia korban insiden Ba libo 1975 di Tanah Kusir, Jakarta.

    Kedutaan Australia tidak membayar perawatan kuburan. Tapi Kedutaan memfasilitasi pembayaran untuk pihak ketiga.

    Jenny Dee
    Juru bicara Kedutaan Besar Australia di Jakarta


    Koreksi Konservasi Karya Raden Saleh

    SEHUBUNGAN dengan tulisan "Merawat Raden Saleh" di majalah Tempo, edisi 05-11 Juli 2010, halaman 72 kolom 3 paragraf 4, terdapat keterangan yang salah disampaikan oleh Sdri. Dwi Martati, Kepala Seksi Koleksi dan Pera watan Museum Sejarah Jakarta. Dipaparkan bahwa dari tujuh koleksi Raden Saleh, hanya satu yang telah dikonservasi, yaitu potret P. Mijer. Potret ini le bih terang dibanding yang lainnya. Yang melakukan konservasi adalah Balai Konservasi Singapura.

    Kami ingin meluruskan informasi tersebut. Yang tepat adalah konservasi lukisan itu dilakukan oleh Unit Pelak sana Teknis Balai Konservasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Unit ini beralamat di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 12, Kota Tua, Jakarta Barat. Kami mempunyai bukti, data, dan dokumentasi tentang perawatan lukisan tersebut.

    DRA ENNY PRIHANTINI
    Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Konservasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta


    Monumen Jenderal Sudirman

    BANGSA yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Caranya, dengan melestarikan dan melindungi peninggalannya, baik berupa pemikiran maupun hal fisik seperti bangunan. Itu sebabnya, monumen Sudirman layak dilindungi dan dipelihara.

    Saat ini kepemilikan tanah tempat dibuatnya monumen Jenderal Sudirman di Pacitan, Jawa Timur, tengah diributkan. Patung itu dibangun pada 1984. Lokasi tanah itu juga ditetapkan sebagai cagar budaya markas Jenderal Sudirman semasa perang gerilya. Peme rintah pusat ataupun daerah harus segera menyelesaikan masalah ini. Situs ini punya nilai sejarah yang tidak bisa dinilai dengan uang. Saya mendukung pemerintah agar situs ini tidak diambil orang lain.

    Perlu diingat, dari peninggalan sejarah inilah kita dapat melihat perjalanan dan perjuangan bangsa Indonesia. Jangan sampai anak cucu kita belajar sejarah ke Belanda atau negara lain yang lebih rajin merawat peninggalan sejarah.

    PRIBADI SANTOSO UTOMO
    Taman Pagelaran Padasuka, Ciomas, Bogor 16610


    Kapolri Baru Harus Bersihkan Institusi

    PENILAIAN Polri sebagai salah satu institusi terkorup tampaknya mendapat pembenaran. Dalam kasus korupsi pegawai eselon tiga Direktorat Pajak, Gayus Halomoan Tambunan, terdakwa Komi saris Arafat mengaku tidak bekerja sendiri. Dia mengatakan hal itu menjawab pertanyaan hakim di Pengadilan Ne geri Jakarta Selatan. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan juga pernah menerangkan adanya rekening perwira polisi yang mencurigakan.

    Berkaitan dengan akan berakhirnya masa jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso Danuri, disebut-sebut telah ada delapan calon pengganti. Masyarakat berharap ada calon yang bersih dari kasus korupsi. Dengan begitu, setelah terpilih dia bisa membersihkan institusinya. Kelak, Polri pun tidak lagi dinilai sebagai salah satu institusi terkorup.

    BASRI ABBAS
    Perumahan Griya Sakinah 2
    Pancoranmas, Depok


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Seni Rupa

Mendaras Cat Diatas Air

Wayang Orang di Mana-mana

Catatan Pinggir

Anak

Album

Juara
IPB dan Universitas Brawijaya

Surat Dari Redaksi

Surat dari Redaksi

TEMPO|interaktif

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif