• Home
  • 21 Maret 2011
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Digital
  • Selingan
    • Intermezzo
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 21 Maret 2011

    Penghargaan
    Popong Otje Djundjunan

    Popong Otje Djundjunan, 73 tahun, menerima penghargaan doctor honoris causa bidang ilmu budaya dari Universitas Pendidikan Indonesia, Kamis pekan lalu. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini dinilai telah melakukan berbagai upaya pelestarian dan pewarisan budaya Sunda. Ketika menerima penghargaan, Popong menegaskan pentingnya pemeliharaan budaya Sunda lewat pemakaian bahasa Sunda di keluarga, komunitas, dan sekolah. n

    Pelantikan
    Wawan Sofwan

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintah dan Pembangunan Wilayah I Wawan Sofwan sebagai penjabat Bupati Cianjur, Kamis pekan lalu. Wawan menggantikan Tje-tjep Muchtar dan Dadan Sufiyanto, yang masa jabatan mereka sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur berakhir. Wawan akan menjabat hingga terpilihnya bupati dan wakil dalam pemilihan kepala daerah mendatang.

    Bambang Pudjiono-Icek Baskoro

    Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo melantik pasangan Bambang Pudjiono dan Icek Baskoro sebagai Bupati dan Wakil Bupati Grobogan periode 2011-2016, Senin pekan lalu. Ini merupakan periode kedua pasangan ini. Pemilihan kepala daerah awal Januari lalu sempat diwarnai tuntutan perkara ke Mahkamah Konstitusi.

    Pengukuhan
    Tri Marhaeni Pudji Astuti, Hardi Suyitno, Achmad Slamet

    Universitas Negeri Semarang mengukuhkan tiga guru besar Rabu pekan lalu. Pengukuhan ini membuat jumlah guru besar di kampus ini menjadi 70 orang. Tri Marhaeni Pudji Astuti dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu sistem sosial-budaya khusus kajian perempuan. Saat dilantik, dia berpidato dengan judul "Penghargaan Sosial Semu dan Liminalitas Perempuan Migran". Hardi Suyitno dikukuhkan sebagai guru besar bidang filsafat matematika dengan pidato "Nilai-nilai Matematika dan Relevansinya dengan Pendidikan Kewarganegaraan". Adapun Achmad Slamet dikukuhkan sebagai guru besar bidang manajemen pemasaran. Ia menyampaikan pidato pengukuhan berjudul "Kepemimpinan dalam Manajemen Strategis Jasa Pendidikan".

    Abdul Karim, Muhammad Ramli, Mardan

    Sidang Senat Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, mengukuhkan Abdul Karim, Muhammad Ramli, dan Mardan sebagai guru besar Selasa pekan lalu. Abdul Karim menjadi guru besar bahasa Arab pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Dia pidato pengukuhan berjudul "Sejarah Perkembangan Bahasa Arab". Muhammad Ramli dikukuhkan sebagai guru besar ilmu administrasi publik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Disertasi Ramli berjudul "Reformasi Birokrasi di Indonesia". Sedangkan Mardan dikukuhkan sebagai guru besar ilmu tafsir pada Fakultas Adab dan Humaniora.

    "Malah saya duluan sampai (di tempat kejadian)."

    -Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman, mengomentari Tim Gegana, yang datang terlambat satu jam setelah bom meledak di Utan Kayu, Rabu pekan lalu.

    "Kita jelas berada dalam bencana besar."

    -Presiden Otoritas Keamanan Nuklir (ASN) Prancis Andre Claude Lacoste, di Paris berbicara tentang radiasi di Jepang, yang mencapai level enam, Selasa pekan lalu.

    "Dalam berita soal koalisi, nama saya digunakan, tapi enggak pernah ada yang bicara dengan saya."

    -Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri, menyentil pemberitaan media mengenai rencana perombakan koalisi partai pendukung pemerintah Kamis pekan lalu.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Seni Rupa

Tisna dan Sampah Cigondewah

Buku

Kisah-kisah Pengelana Sumatera

Catatan Pinggir

Bom/Buku

Album

Penghargaan
Popong Otje Djundjunan

TEMPO|interaktif

Olahraga

Thomas-Uber Gagal, Pelatnas PBSI Harus Dievaluasi

Nasional

Soksi Bentuk Satuan Tugas Pemenangan Ical

Cawagub Didik Tolak Pengunduran Penetapan DPT  

Internasional

Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Nasional

Lulus Ujian, Siswa Madrasah di Bima Bantu Korban Banjir

Metro

Berkas Satu Pengeroyok Geng Motor Dilimpahkan  

Olahraga

Inter Milan Duetkan Milito-Longo

Olahraga

Kandaskan Korea, Cina Rebut Kembali Piala Uber

Seni & Hiburan

Promotor Konser Lady Gaga Belum Dapat 3 Izin

Internasional

Pakar: Iran Mampu Memproses Uranium untuk 5 Bom

Nasional

Bantuan untuk Korban Banjir di Bima Mulai Disalurkan

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif